Kolaka Timur – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Kolaka Timur kembali menggelar pertemuan rutin bulanan pada Sabtu, 14 Februari 2026. Bertempat di SMP Negeri 1 Tinondo, kegiatan kali ini mengusung tema yang sangat strategis, yakni “Peran Kepala Sekolah dalam Melakukan dan Menilai Pengelolaan Kinerja Tenaga Kependidikan dan Guru PPPK Paruh Waktu Secara Objektif dan Akuntabel.”
Pertemuan internal ini dihadiri oleh 23 orang kepala sekolah dari berbagai wilayah di Kabupaten Kolaka Timur. Fokus utama diskusi adalah menjawab tantangan manajerial dalam mengelola sumber daya manusia, khususnya terkait munculnya status kepegawaian baru yakni Guru PPPK Paruh Waktu.

Menjamin Objektivitas Penilaian
Ketua MKKS SMP Kolaka Timur, Badiang, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menekankan bahwa peran kepala sekolah sebagai manajer sekaligus penilai harus mengedepankan prinsip keadilan. Menurutnya, penilaian kinerja bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen untuk memetakan kualitas pelayanan pendidikan.
“Kita memasuki era di mana fleksibilitas kerja meningkat melalui adanya tenaga PPPK paruh waktu. Namun, standar mutu tetap harus terjaga. Kepala sekolah wajib memastikan bahwa setiap penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan kinerja riil di lapangan, sehingga hasil evaluasi benar-benar akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Badiang.
Penguatan Administrasi dan Supervisi
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris MKKS SMP Kolaka Timur, Suristono, S.Pd., membedah aspek teknis mengenai instrumen penilaian yang bisa digunakan oleh sekolah. Dalam diskusinya, beliau memaparkan pentingnya dokumentasi kinerja yang rapi agar proses evaluasi berjalan transparan.
“Objektivitas lahir dari data yang valid. Oleh karena itu, kepala sekolah perlu melakukan supervisi secara rutin. Hal ini sangat penting agar guru dan tenaga kependidikan, baik yang berstatus tetap maupun paruh waktu, mendapatkan feedback yang tepat untuk pengembangan kompetensi mereka ke depan,” jelas Suristono.
Sinergi Antar Kepala Sekolah
Meski dilaksanakan secara mandiri tanpa kehadiran pejabat Dinas Pendidikan, antusiasme 30 anggota MKKS yang hadir terlihat sangat tinggi. Sesi diskusi diisi dengan berbagi praktik baik (sharing session) mengenai kendala dan solusi yang dihadapi di sekolah masing-masing terkait pengelolaan e-Kinerja dan pembinaan tenaga kependidikan.
Tuan rumah kegiatan, SMP Negeri 1 Tinondo, memberikan pelayanan terbaik guna mendukung kelancaran forum ini. Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama seluruh kepala sekolah untuk segera mengimplementasikan sistem penilaian yang lebih tertata di satuan pendidikan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, MKKS SMP Kabupaten Kolaka Timur membuktikan komitmennya sebagai wadah kolaborasi untuk mewujudkan tata kelola sekolah yang profesional, modern, dan berorientasi pada mutu pendidikan yang berkelanjutan.
Penulis: Admin Website MKKS SMP Kolaka Timur
